WARISAN BUDAYA TAK BENDA KABUPATEN SEKADAU
|
NO |
NAMA |
KETERANGAN
|
SK |
|
1 |
BABUKONG DAYAK MAHAP
Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Propinsi Kalimantan Barat.
|
Masyarakat Suku Dayak Mahap pada umumnya masih mematuhi peraturan-peraturan dan adat istiadat yang ditekuni sejak zaman orang-orang tua terdahulu. Salah satu upacara adat yang masih dijalankan oleh masyarakat suku Dayak Mahap adalah upacara adat “Babukong”. Ritus Babukong dilaksanakan apabila ada salah satu Petinggi /orang yg telah berjasa meninggal dunia. Babukong oleh masyarakat suku Dayak Mahap hanya digunakan dalam acara adat kematian, pun tidak semua orang yang meninggal dunia diadakan tradisi Babukong.Ritus Babukong cuma di laksanakan untuk orang-orang yang berjasa/berjabat/berpangkat (Bajonang).
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 |
|
2 |
TUBUK MASAM DAN TUBUK JEMUI KETUNGAU TESAEK SEKADAU Dusun Lamau, Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau,Kalimantan Barat
|
Tubuk Masam dan Tubuk Jemui Ketungau Tesaek adalah suatu makanan yang berbahan dasar rebung (Bambu Muda). Tubuk dalam Bahasa indonesia adalah Rebung, masam adalah rasa asam atau kecut jadi artinya rebung yang diasamkan (dipermentasikan ) sedangkan Tubuk ( rebung ) Jemui adalah jemur artinya rebung yang dijemur.
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021, |
|
3 |
SUNGKUI DAYAK TAMAN SEKADO Desa Sungai Lawak, Kec. Nanga Taman, Kab. Sekadau
|
Sungkui adalah Makanan Tradisional Khas Suku Dayak Taman Sekado berbahan dasar beras Jomak dari padi ladang yang baru di panen. Sungkui sendiri menjadi syarat saat masuarakat suku Dayak Taman Sekado melakukan Matah Padi baru (Matah Padi baru artinya padi dari hasil panen pertama untuk dijadikan beras jomak, sebagai syarat untuk sembayang ladang)
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021, |
|
4 |
JEROK Dusun Lamau , Desa Perongkan , Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau,Kalimantan Barat
|
Jerok Ensabi Umo adalah suatu makanan yang berasal dari sayuran yaitu jenis tumbuhan sawi yang diawetkan dengan campuran garam dan nasi (dipermentasikan) jerok diartikan dalam bahasa indonesia adalah makanan yang dipermentasikan, ensabi adalah sawi dan umo adalah ladang.
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 |
|
5 |
TARI PEDANG MUALANG Desa Sebetung, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau
|
Dalam Upacara Ngayau terdapat tari Pedang yang tujuannya sebagai tari pengantar para prajurit/pengayau dan penghormatan pedang. Dalam tari Pedang terdapat tiga gerak yang menghadirkan simbol yang memiliki makna dan dipercayai oleh masyarakat suku Dayak Mualang. Ketiga gerak tari yang menghadirkan simbol tersebut adalah gerak Hormat, Gerak Berkeliling, dan gerak Bermain Pedang. Pada gerak pertama yaitu gerak Hormat menghadirkan simbol penghormatan yang memiliki makna penghormatan kepada para pengayau yang akan pergi berperang dan pengayau meminta doa restu kepada masyarakat agar dapat diberkati selama dalam peperangan
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 |
|
6 |
KELEPAI DAYAK KERABAT Desa Tapang Perodah, Kec. Sekadau Hulu, Kab. Sekadau, Kalimantan Barat
|
Kelepai Dayak Kerabat terdapat di Desa Tapang Perodah, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat. Pada zaman nenek moyang kelepai digunakan untuk menaruh sendawa dan alat berburu yang diperlukan. Dalam pembuatan kelepai harus memiliki keahlian khusus untuk mendapatkan kualitas kelepai yang tahan lama serta semakin bagus kulit enteli yang digunakan maka makin tahan lama juga kelepai digunakan
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 372/M/2021 Tanggal 22 November 2021 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 |
|
7 |
JIMOT LULON DAN JIMOT RENAI MUALANG Desa Menua Prama SP 2 Belitang, Kec. Belitang, Kab. Sekadau
|
Jimot Lulon dan Jimot Renai (Kue Goreng) adalah suatu makanan yang berbahan dasar beras pulut atau biasa di sebut dengan beras ketan yang di giling dan di jadikan tepung sehingga dapat diolah menjadi adonan kue. Bagi masyarakat setempat bahan dasar pangan ini sangat mudah di dapati karena sebagian besar masyarakat suku mualang mata pencaharian mereka adalah bertani atau berladang. makanan ini sudah dikenal sejak lama karena setiap ada ritual adat pada suku dayak mualang makanan ini harus ada. Jimot Lulon adalah makanan yang berbahan dasar dari beras pulut atau beras ketan, kue ini dibungkus dengan daun pisang dan didalamnya diberi inti kelapa parut yang dicampur dengan gula, adapun upacara yang wajib menyuguhkan atau membuat jimot lulon ini adalah Pesta Padi, Pesta Pernikahan, dan adat mulang burung. Jimot Renai adalah satu kesatuan dengan jimot lulon jimot renai ini sering disebut kue gorang hanya saja bentuk nya berbeda di bentuk seperti bola besar sebesar kelereng jimot renai biasa digunakan sebagai ritual adat pada suku mualang.
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, dan Kebudayaan. Nomor 1044/P/2020 Tanggal 01 Desember 2020 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2020 |
|
8 |
TENUN IKAT KUMPANG ILONG Desa Kumpang Ilong, Kec. Belitang Hulu, Kab. Sekadau
|
Merupakan tenunan tradisional yang berasal dari Desa Kumpang Ilong Kabupaten Sekadau, Tenunan ini diperkirakan sudah ada sejak 170 Tahun Silam (Doct: Bidang Kebudayaan, Disporapar, Kabupaten Sekadau). Kerajinan tenun ini telah dinobatkan sebagai warisan budaya takbenda (WBTb) milik indonesia pada tahun 2020.
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, dan Kebudayaan. Nomor 1044/P/2020 Tanggal 01 Desember 2020 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2020 |
|
9 |
TARI LESONG MUALANG Desa Maboh Permai, Kec. Belitang, Kab. Sekadau
|
Merupakan kesenian daerah yang telah memiliki sertifikat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) sejak tahun 2019. Tari Lesong Mualang biasanya disajikan dengan jumlah 5 penari, yang terdiri dari satu orang laki-laki dan empat orang perempuan, seorang laki-laki berperan membawa lesung dengan menggunakan gigi dengan cara di gigit, sementara empat penari wanita lainya bertugas masing-masing dua orang membawa tampik (alat untuk membersihkan beras) dan dua lainnya memwa alu ( alat untuk menumbuk padi).
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, dan Kebudayaan. Nomor 362/M/2019 Tanggal 24 September 2019 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019, |
|
10 |
TARI PINGGAN SEKADAU Desa Menawai Tekam, Kec. Belitang Hilir, Kab. Sekadau
|
Merupakan kesenian daerah yang telah ada di kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat adat Dayak Mualang Kabupaten Sekadau. Tari Pinggan merupakan sebuah cerminan kehidupan dan transformasi budaya masyarakat Dayak Mualang yang kini telah dinobatkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) milik Indonesia sejak tahun 2017.
|
Nama Karya Budaya Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, dan Kebudayaan. Nomor 260/M/2017 Tanggal 29 September 2017 Tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2017 |
Komentar
Posting Komentar